Awal Mula Terbentuknya Candi Borobudur

plusmedshop.com – Candi Borobudur adalah salah satu monumen Buddha terbesar dan paling terkenal di dunia. Terletak di Magelang, Jawa Tengah, Indonesia, candi ini menjadi saksi bisu dari sejarah dan kebudayaan yang kaya di Nusantara. Berikut adalah sejarah terbentuknya Candi Borobudur.

Sejarah Pendirian

  1. Masa Pembangunan (750-850 M):
    • Candi Borobudur dibangun pada masa dinasti Syailendra, sekitar abad ke-8 hingga awal abad ke-9 Masehi. Masa pembangunan candi ini diperkirakan berlangsung selama 75 tahun.
    • Raja Samaratungga dari dinasti Syailendra dianggap sebagai raja yang memerintahkan pembangunan candi ini. Pembangunan Borobudur diperkirakan dimulai sekitar tahun 750 Masehi dan selesai sekitar tahun 825 Masehi.
  2. Arsitek Borobudur:
    • Candi ini dirancang oleh arsitek bernama Gunadharma. Meskipun tidak banyak informasi yang tersedia tentang Gunadharma, karyanya menunjukkan tingkat keahlian yang luar biasa dalam arsitektur dan rekayasa.
    • Borobudur dibangun di atas bukit alami dan dirancang sebagai stupa raksasa yang melambangkan kosmologi Buddha.

Struktur dan Desain

  1. Bentuk dan Susunan:
    • Borobudur memiliki bentuk punden berundak yang terdiri dari sembilan platform bertingkat, enam platform berbentuk bujur sangkar dan tiga platform melingkar, serta sebuah stupa utama di puncaknya.
    • Candi ini memiliki total 504 arca Buddha, 2.672 panel relief yang menghiasi dinding dan langkan, serta 72 stupa berbentuk lonceng di platform melingkar dengan arca Buddha di dalamnya.
  2. Makna Simbolis:
    • Struktur Borobudur mencerminkan perjalanan spiritual melalui tiga tingkatan dunia dalam kosmologi Buddha: Kamadhatu (dunia keinginan), Rupadhatu (dunia bentuk), dan Arupadhatu (dunia tanpa bentuk).
    • Relief-relief di dinding candi menggambarkan ajaran-ajaran Buddha, kisah-kisah Jataka (kelahiran kembali Buddha), dan berbagai adegan kehidupan sehari-hari di Jawa pada masa itu.

Fungsi dan Penggunaan

  1. Pusat Ziarah dan Ibadah:
    • Borobudur berfungsi sebagai tempat ziarah dan ibadah bagi umat Buddha. Para peziarah melakukan ritual pradaksina dengan berjalan searah jarum jam mengelilingi candi dari tingkatan paling bawah ke atas sambil merenungkan relief-relief yang ada.
  2. Pusat Pendidikan:
    • Candi ini juga berfungsi sebagai pusat pendidikan dan penyebaran ajaran Buddha. Relief-relief yang menghiasi dinding candi menggambarkan berbagai cerita dan ajaran yang dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran bagi para bhiksu dan peziarah.

Penemuan Kembali dan Pemulihan

  1. Penemuan Kembali:
    • Setelah berabad-abad terlupakan dan tertimbun abu vulkanik serta vegetasi, Borobudur ditemukan kembali pada tahun 1814 oleh Sir Thomas Stamford Raffles, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Jenderal Inggris di Jawa.
  2. Restorasi dan Pemeliharaan:
    • Borobudur telah mengalami beberapa upaya restorasi, termasuk restorasi besar-besaran yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dengan bantuan UNESCO pada tahun 1973-1984. Restorasi ini bertujuan untuk mengembalikan keutuhan struktur dan mencegah kerusakan lebih lanjut.

Warisan dan Signifikansi

  1. Warisan Budaya Dunia:
    • Pada tahun 1991, Candi Borobudur diakui sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO. Pengakuan ini menegaskan pentingnya Borobudur sebagai warisan budaya yang harus dilestarikan untuk generasi mendatang.
  2. Atraksi Wisata Internasional:
    • Borobudur menjadi salah satu atraksi wisata utama di Indonesia, menarik jutaan pengunjung setiap tahunnya. Keindahan arsitektur dan makna spiritualnya menjadikan Borobudur sebagai salah satu situs paling dihormati dan dikagumi di dunia.

Candi Borobudur adalah cerminan dari kejayaan dan keagungan budaya serta agama di Indonesia pada masa lampau. Sebagai salah satu karya arsitektur terbesar dan paling kompleks yang pernah dibangun, Borobudur tidak hanya menjadi simbol warisan budaya Indonesia, tetapi juga sebagai situs ziarah dan pembelajaran bagi umat Buddha di seluruh dunia. Dengan upaya pelestarian yang berkelanjutan, Borobudur akan terus menjadi saksi bisu dari sejarah dan kebudayaan yang kaya di Nusantara.

Baca juga: Sejarah Penjajahan Inggris Dari Kekuasaan Kolonial Hingga Kemerdekaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *